Cari Artikel Lainnya

Memuat...

Pembenaran, Kebenaran

Manusia, banyak dari ahli-ahli yang juga seorang manusia mengatakan bahwa manusia adalah mahluk cerdas yang diberi akal pikiran, rasa ingin tahu, dan hasrat untuk memenuhi kebutuhan lebih baik dan terus menerus berkembang. manusia merupakan mahkluk yang sangat kompleks sangking kompleksnya mereka selalu mencari tahu segala ilmu untuk menguak segala misteri baik yang ada dalam dirinya sendiri, alam yang mereka tempati, dan bahkan sang creator atau pencipta segala apa yang ada di alam raya ini. mereka mencari segala pengetahuan itu dengan segala disiplin ilmu yang mereka kuasai dengan segala imaginasi, nalar, dan segenap rasa yang mereka tangkap, yang kemudian menghasilkan pembenaran-pembenaran sesuai dengan tingkatan ilmu yang mereka punya.


Manusia berlomba mencari kebenaran hidup tentang alam raya ini dengan pembenaran-pembenaran, terkedang pembenaran-pembenaran yang mereka miliki saling bertolak belakang sehingga tidak sedikit dari bangsa manusia saling berperang dan memusnahkan sesamanya hanya karena alasan pembenaran yang sebenarany belum tentu kebenaran, namun kini banyak manusia yang begitu fanatik dan yakin seyakin-yakinnya bahwa pembenaran yang mereka bawa adalah kebenaran, sangking yakinnya hingga hilang batas kebenaran dan pembenaran. namun ini semua sudah kehendak Tuhan, Tuhan lah yang menciptkan perbedaan diantara manusia untuk mengenal dirinya, dengan berbagai pembenaran yang mereka miliki, namun begitu Tuhan selalu memberikan nikmat kepada manusia entah pembenaran yang mereka yakini benar atau tidak. Tekadang Tuhan pun memberikan hidayah kebenaran kepada beberapa manusia yang benar-benar ingin mengenalnya dengan cara yang baik. memang begitu lah Tuhan kebenaran yang maha pengasih dan penyayang tidak membeda-bedakan manusia dan sesalu baik kepada manusia. lalu kenapa manusia yang membawa pembenaran yang belum tentu benar menyalahkan pembenaran sesama manusia yang mebawa pembenaran lain yang mungkin saja lebih benar?

bagiamana dengan bembenaran yang kamu miliki, kira-kira menyalahkan  pembenaran manusia lainkah atau penuh toleransi dan kasih sayang?


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar